Saya bukanlah orang yang bodoh-bodoh amat dalam materi Bahasa Inggris, saya jarang mengalami kesulitan dalam hal reading, listening, ataupun writing. Tapi tadi siang ketika saya mengantarkan teman-teman Straight Jacket Nation dari Australia untuk melihat-lihat Candi Prambanan, kenapa tiba-tiba lidah saya terasa kelu, sulit mengucapkan kata-kata. Jadilah saya menceritakan legenda Lara Jonggrang dan menjelaskan siapa itu Bhrama, Wisnu, dan Siwa dengan bahasa yang belepotan.. ugh! Jujur aja saya tadi merasa agak canggung dan itu menjadikan saya lebih banyak diam. Mungkin dalam hati mereka mengira saya orang yang pendiam dan serius, padahal sih sebaliknya
. Ah..sepertinya saya masih harus banyak belajar lagi, terutama dalam hal SPEAKING!
Ternyata Saya Tidak Bisa Berbahasa Inggris
Ditulis dalam life
Berpetualang dalam Layar Monitor :)
Bolehlah kalian mengagung-agungkan Winning Eleven dan Call of Duty terbaru. Boleh pula kalian mendewakan kualitas grafis game-game masa kini. Tapi buatku itu semua hanyalah angin lalu. Karena buatku pribadi genre yang benar-benar menyita perhatianku sepenuhnya sejak 15 tahun yang lalu sampai sekarang adalah Adventure Games. Bukan.. bukan sekedar game petualangan bak buk bak buk dar der dor.. tapi yang aku maksud adalah adventure sebagai sebuah genre permainan komputer
Apa itu Adventure Games?
Adventure Games, jika dilihat secara etimologis dapat diartikan permainan petualangan, tetapi term Adventure Games sendiri sering digunakan untuk menyebut sebuah genre dalam video game dimana sang pemain menggunakan kejelian dan kecermatannya dalam melakukan eksplorasi lingkungan, memecahkan puzzle yang ada,dan berinteraksi dengan berbagai karakter yang ada. Adventure games lebih berfokus kepada bagaimana pemain mampu menyusun apa yang ia dapatkan dalam eksplorasi dan interaksi tersebut menjadi sebuah jalinan cerita yang menarik. Disinilah kekuatan dari Adventure Games dibandingkan game-game lainnya, memainkan genre ini pemain akan merasa seperti sedang membaca novel atau menonton film.
Tema yang sering diangkat dalam Adventure Games meliputi fantasi, fiksi ilmiah, misteri, horror, dan komedi. Beberapa Adventure Games yang terkenal antara lain Zork, King’s Quest, Monkey Island, dan Myst. Kebanyakan dari Adventure Games dirilis sebagai PC Games, dan kebanyakan dikemas dalam bentuk single player.
Secara umum genre ini dibagi menjadi 5 jenis, yaitu text based/interactive fiction yang hanya menggunakan perintah tekstual dalam berinteraksi dengan lingkungan game, graphic adventure , rpg-like adventure yang mengimplementasikan unsur-unsur rpg seperti adanya statistik dan character development (misal : Quest for Glory), puzzle adventure yang lebih menitik beratkan pada pemecahan puzzle, dan japanese style adventure yang lebih mirip dengan novel interaktif (contoh : game-game love simulation Jepang). Diluar kelima sub-genre tersebut sebenarnya masih banyak game-game adventure yang berhasil mengembangkan gayanya sendiri, seperti Loom yang mengandalkan notasi musik, Last Express yang menggunakan sistem waktu real time, dan Fahrenheit.
Genre ini sempat merasakan masa kejayaannya pada tahun 80-an sampai awal 90-an, setelah itu Adventure Games seakan-akan punah dari peradaban manusia, barulah pada awal 2000-an perlahan-lahan genre ini mulai bangkit kembali
Sejarah
Dimulai dari Collosal Cave Adventure, sebuah software yang dibuat oleh William Crowther yang kemudian dikembangkan oleh Don Woods pada awal 70-an. Software tersebut adalah sebuah permainan petualangan interaktif penjelajahan gua yang berbasiskan teks, suasana gua dalam permainan tersebut dideskripsikan secara detail oleh Crowther, kemudian suasana gua tersebut oleh Woods ditambahkan beberapa elemen-elemen fantasi yang lazim ditemui pada video games. Collosal Cave Adventure tersebutlah yang menginspirasi beberapa programmer untuk mengembangkan genre adventure, mulai dari programmer-programmer amatir di lingkungan kampus, Scott Adams yang kemudian mendirikan Adventure International, Infocom yang berhasil merilis serial Zork yang populer pada akhir 70-an, sampai pasangan Ken dan Roberta Williams yang kemudian mendirikan salah satu developer yang melegenda karena game-game adventurenya,Sierra On-Line
Pada perkembangan awalnya, game-game adventure masih berbasiskan teks, dimana pemain berinteraksi dengan lingkungan game hanya dengan mengetik perintah-perintah yang biasanya berupa kata kerja yang diikuti objek (contoh : open door, pick up key, walk north), disini pemain harus menggunakan imajinasinya berdasarkan deksripsi lingkungan yang diberikan. Banyak upaya-upaya yang dilakukan untuk menghadirkan grafis pada game-game adventure, pada perkembangan selanjutnya grafis yang ada hanya berupa vector. Salah satu game adventure pertama yang sudah menggunakan grafis adalah Mystery House (Ken dan Roberta Williams – 1980), sebuah game yang terinspirasi novel Agatha Christie yang berjudul And Then There Were None.
Menyusul kesukesan Mystery House, Ken dan Roberta mendirikan On-Line System yang kemudian pada tahun 1982 berubah nama menjadi Sierra On-Line. Game selanjutnya dari Sierra On-Line adalah Softporn Adventure dan Adventure in Serenia, tetapi baru pada King Quest (1984) Sierra membuat gebrakan baru dimana untuk pertama kalinya game adventure menggunakan sudut pandang orang ketiga, jadi karakter yang kita mainkan terlihat di layar, tetapi untuk melakukan interaksi dengan lingkungan, pemain masih harus menggunakan perintah tekstual. Game-game Sierra selanjutnya seperti Space Quest, Black Cauldron, dan Leisure Suit Larry yang kesemuanya sukses di pasaran telah mengukuhkan Sierra menjadi developer yang mendominasi dunia game adventure pada era 80-an sampai awal 90-an. Beberapa game adventure ciptaan Sierra yang dikenal di pasaran adalah, Serial King Quest, Serial Space Quest, Serial Police Quest, Serial Quest for Glory, Serial Eco Quest, Serial Gabriel Knight, Serial Manhunt, Serial Laura Bow, Serial Leisure Suit Larry, Adventure of Willy Beamish, Conquest of Longbow, Freddy Pharkas, dan banyak lagi.
Selanjutnya pada tahun 1987, Ron Gilbert, seorang programmer yang bekerja pada Lucasfilm Games (yang kemudian berubah nama menjadi LucasArts, dan ya.. perusahaan ini milik George Lucas) berhasil menciptakan sebuah sistem penulisan script yang bernama SCUMM yang menggunakan interface point-click, mirip dengan apa yang sudah dilakukan ICOM Interactive pada tahun 1985, dimana kita hanya perlu menggerakan krusor ke obyek tertentu kemudian kita tinggal meng-klik krusor tersebut untuk memberikan perintah tertentu, sistem tersebut kemudian diimplementasikan dalam game Maniac Mansion yang meledak di pasaran. Selain sistem SCUMM, LucasArts memberikan inovasi-inovasi baru dalam dunia game adventure, seperti tidak adanya “keadaan buntu”, jadi pemain tidak perlu takut mengalami situasi “game over” jika ia melakukan suatu kesalahan. Inovasi ini banyak diikuti oleh kompetitor-kompetitor LucasArts, termasuk Sierra.
Meskipun sudah menggunakan perintah berbasiskan point-click, tetapi perintah tekstual masih dibutuhkan dalam memainkan game adventure pada saat itu, grafis yang ada juga masih terbatas pada 16 warna. Barulah ketika Secret of Monkey Island dirilis LucasArts pada 1990, grafis telah meningkat menjadi 256 warna, selain itu sistem point-click juga hadir dalam kemasan yang modern, perintah tekstual sudah tidak digunakan lagi. Dengan itu LucasArts tak tertahankan lagi merajai dunia game adventure bersama kompetitornya, Sierra On-Line. Game-game adventure yang dirilis LucasArts antara lain Serial Indiana Jones, Serial Monkey Island, Sam and Max, Zak McKraken, Day of The Tentacle, Loom, Full Throtle, The Dig (yang merupakan kolaborasi LucasArts dan Steven Spielberg), dan Grim Fandango.
Pada tahun 1991 ketika dominasi Sierra dan LucaArts dalam dunia adventure game seakan-akan tidak tergoyahkan, sekelompok programmer muda dari Washington yang tergabung dalam Cyan,Inc. berhasil mengembangkan Myst, sebuah inovasi baru pada perkembangan adventure game, alih-alih menggunakan gaya grafis kartun, Myst menggunakan grafis foto-realistik, inovasi tersebut dibantu dengan hadirnya teknologi CD-ROM, Myst juga lebih menekankan pada puzzle solving dibandingkan interaksi dengan lingkungan dan karakter. Myst sendiri yang dirilis pada tahun 1993 terjual sebanyak lebih dari 9 juta kopi (rekor ini baru bisa dipatahkan oleh The Sims pada tahun 2000). Kesuksesan Myst mendorong lahirnya sekuel, sampai sekarang Myst telah mencapai seri ke-5, plus sebuah game spin-off yang berjudul Uru :Ages Beyond Myst, game parodi yang berjudul Pyst, dan tiga buah novel (Myst: The Book of Atrus, Myst: The Book of Ti’ana dan Myst: The Book of D’ni). Meskipun demikian masih banyak yang meragukan Myst sebagai game adventure murni, sebab Myst lebih berfokus pada puzzle dibandingkan interaksi lingkungan dan karakter.
Kematian dan Kebangkitan Kembali Adventure Games
Pada awal pertengahan 90-an, genre adventure mencapai puncak kejayaannya, dunia game dibanjiri oleh game-game adventure bermutu seperti Gabriel Knight, Sam and Max, Myst, Legend of Kyrandia, Toonstruck, Alone in The Dark (yang merupakan embrio game survival horror seperti Resident Evil dan Silent Hill), Discworld, dan banyak lagi. Tetapi hal tersebut tak berlangsung selamanya, perkembangan grafis 3 dimensi, perkembangan game action yang memasukkan unsur cerita yang kuat seperti Doom dan Half-Life, kemunculan MMORPG, dan juga kelahiran Playstation telah menyita banyak perhatian gamer untuk beralih dari adventure games. Adventure games dengan sistem permainannya yang tradisional, beralur lambat, dan membutuhkan kesabaran dan ketelitian tinggi dianggap kuno.
Perlahan-lahan makin sulit ditemui game-game adventure baru dirilis pasaran, developer game mulai beralih dari adventure games, bahkan Sierra On-Line pada tahun 1998 menjual dirinya ke Cendant, yang kemudian dibeli lagi oleh Havas International, anak perusahaan Vivendi Universal senilai 1 Milyar Dollar.
Meskipun demikian, masih banyak fans Adventure Games yang tetap setia menjadi “Cult Follower”, beberapa dari mereka ada yang berusaha menciptakan dan mengembangkan game mereka sendiri, dan kemudian mendistribusikannya secara cuma-cuma melalui internet, banyak diantara game-game amatir tersebut yang berupa sekuel dan perbaikan mutu dari game terdahulu yang pernah sukses. Software yang cukup populer di kalangan programmer game adventure adalah Adventure Game Studio dan Visionaire.
Diluar developer “indie” seperti diatas, masih ada segelintir developer profesional yang terus mengembangkan game adventure, tetapi tidak ada judul yang mampu membuah pasar menengok pada genre ini, barulah pada tahun 2002 sebuah game adventure, Syberia yang dirilis oleh Microids mampu membuat pasar game adventure kembali bergairah, sekuel pun dibuat, Syberia II dirilis pada tahun 2004. Serial populer, Myst, juga kembali menggebrak dengan sekuelnya yang ke-4, Myst V : The End of Ages, yang dirilis pada bulan September 2005, tak ketinggalan sebuah serial baru dalam dunia game adventure, Nancy Drew, yang dibuat berdasarkan novel detektif berjudul sama, sampai saat ini serial Nancy Drew telah mencapai 20 seri. Game-game lain yang juga ditengok pasar antara lain Post Mortem dan game-game rilisan The Adventure Company lainnya, tetapi tidak ada yang lebih menghebohkan dibandingkan Fahrenheit/Indigo Prophecy, game yang dirilis Quantic Dreams pada tahun 2005, Fahrenheit menciptakan banyak inovasi baru dalam dunia game adventure, interface-nya yang unik dan original dianggap sebagai revolusi baru yang diramalkan akan menjadi standar game adventure di masa depan. Selanjutnya makin banyak lagi game adventure muncul di pasaran, seperti Still Life (sekuel dari Post Mortem), Dreamfall, dan Broken Sword : Angel of Darkness, sekuel terbaru serial Broken Sword. Inilah kebangkitan kembali genre Adventure Games.
Ditulis dalam 1
This Time Last Year
You call me coward but I’m just a cautious man
I’ve made some mistakes I won’t let slip again.
God help me and I know I’ll do what’s right.
The only thing I go to bed without is a pain I can do without
the changing seasons bring to mind this time last year
the only thing I go to bed without is the pain I can do without.
I still love you but you ain’t the one for me.
Ducky Boys – This Time Last Year
Right now this song is sooooo me. I miss her so, I still love her.. but she ain’t the one for me (yeah.. face the reality.. it bites but hey.. what can you expect? life isn’t fairytale) 
P.S. I Love You
Saya baru saja menonton film yang berjudul P.S. I Love You. Meskipun alurnya gampang ditebak dan a little bit too cheesy. Saya nggak malu mengakui kalau film ini cukup bagus dan menghibur.
Banyak temen cewek saya bilang film ini bikin banjir air mata, tapi menurut saya film ini justru encouraging. Cocok lah buat ditonton sama mereka yang habis kehilangan orang yang dicintai.
Bagian terbaik dari film ini menurut saya adalah setting irish-nya lengkap dengan lagu-lagu dari The Pogues dan Flogging Molly. Saya hampir meloncat-loncat kegirangan sambil salto waktu tau-tau mengalun lagu Fairytale Of New York dari The Pogues dan If I Ever Leave This World Alive dari Flogging Molly di film ini (aah bayangkan sedang berada di daerah pastoral di Irlandia sambil mendengarkan lagu-lagu itu).
Overall menurut saya yang biasa ketiduran pas nonton film-filmnya Stanley Kubrick, film ini worth to watch lah.. terutama buat yang suka jenis-jenis komedi-romantis.
KISS ME ARSE!!
Malu-Malu Kucing
Kucing saya bernama Cimol. Jenis kelaminnya betina. Ia sangat pemalu sampai-sampai tak pernah berani keluar rumah. Jika sedang ada tamu di rumah, ia memilih ngumpet di gudang. Tetapi bila sedang tak ada tamu, Cimol bertingkah sangat hiperaktif. Berlari kesana kemari, menggigit apa saja yang bisa digigit, mencakar apa saja yang bisa dicakar. Benar-benar jago kandang lah dia itu.
Sekedar sejarah singkat tentang Si Cimol ini. Saat ini usianya delapan bulan. Kucing ini saya temukan di sebuah rumah kosong kira-kira tujuh bulan yang lalu. Saat itu saya sedang menilik rumah saya yang belum ditempati, tiba-tiba saya mendengar ada suara kucing mengeong tapi lirih sekali. Pertama saya kira itu suara demit, lalu ketika saya cari-cari sumber suaranya .. ahaa.. ternyata di halaman samping ada seekor kucing kecil.. kurus sekali sampai tinggal kulit dan tulang. Kemudian saya coba tangkap kucing itu.. tapi dia malah lari-lari menghindari saya.. lalu saya coba kasih dia makan dengan nasi plus ikan tongkol yang saya beli di warung depan rumah.. tapi nggak dia makan. Akhirnya dengan segala keberanian (saya agak takut kucing ..hi hi hi), saya tangkap itu kucing, saya masukin ke dalem jaket sampe batas kepala trus saya bawa dia naik motor menuju klinik hewan terdekat. Nah di situ dia diperiksa, dikasih vitamin, makanan, dan dikembalikan ke saya. Karena saya bingung mau ditaro mana si kucing, maka saya putuskan untuk memeliharanya dan saya kasih nama “Cimol” (tadinya mau saya kasih nama “Bagong”, tapi ternyata dia betina.. ya sudah waktu itu yang terlintas di kepala saya adalah huruf C,I,M,O, dan L). Yah sudah cukuplah sejarah singkat si Cimol.. kembali ke masalah utama.
Akhir-akhir ini kelakuan Cimol sangatlah aneh, ia sering mengeong-ngeong dengan suara yang memekakkan telinga, selain itu Cimol juga sering menggeliat-geliat sendiri sambil kadang-kadang menjilati (maaf) kemaluannya sendiri. Saya pun berkesimpulan, nampaknya Cimol ingin segera dikawinkan.
Sebenarnya mengawinkan Cimol bukan hal yang susah, sebab sepertinya Cimol merupakan kucing betina idola kucing-kucing jantan di sekitar rumah saya. Tapi sayangnya Cimol sangatlah angkuh (atau malah pemalu?), yang ia lakukan hanyalah mengeong dan mengerang sambil pasang gestur yang genit dan menggoda. Tapi jika salah satu kucing jantan itu mendekatinya, yang ia lakukan adalah lari ke dalam rumah dan ngumpet di gudang. Lalu jika saya coba keluarkan ia dari gudang, maka dia kembali lari lagi ngumpet di gudang. Ah dasar kucing.. sukanya malu-malu kucing.. malu-malu tapi mau.. ngga beda jauh sama pemiliknya (saya) yang suka malu-malu kucing sama cewek. Sok cuek sok nggak butuh padahal mau….
Ditulis dalam life
Disleksia Mendadak
Saya kok jadi disleksia gini ya. Mbaca nggak dong, nulis juga ngga ngedongi yang mbaca. Padahal lagi ngerjain tugas akhir, eladalah malah ngeblank gini. Alhasil orangtua saya jadi lebih sering sewot, berharap anaknya ini cepat-cepat menyelesaikan kuliah, tapi apa daya kemampuan intelektual saya sedang ada di posisi septikteng. Kata seorang temen, saya kena AIDS.
Oiya ada hal aneh lagi, belakangan ini saya mendadak bosen tidur. Dalam sehari tidur mungkin cuma sekitar 2 – 3 jam. Rasanya kok males banget mau tidur.
Tambah satu lagi perubahan saya. Emm.. saya yang bisanya dianggap menderita pedophilia mendadak jadi ngga ada hasrat lagi sama gadis-gadis yang pake rok biru dan/atau abu-abu. Saya sekarang tertariknya sama wanita setengah baya nan matang dan dewasa (Tante mau brondong?).
N.B : Tante mau brondong?
(Apakah saya masih masuk kategori brondong?)
Pornografi?
Tak selayaknya tubuh perempuan dilabeli pornografi
tapi…
Apakah layak hal itu dijadikan apologi untuk menjadikan tubuh perempuan sebagai komoditi ?
Ditulis dalam thoughts | Tag:perempuan, pornografi
Sisi Lain Adolf Hitler
Selama ini kita selalu melihat Hitler sebagai diktator kejam yang telah menyengsarakan banyak umat manusia, tapi ternyata dia punya sisi lain loh.. kita lihat yuuk

Hitler sudah memperlihatkan kebengisannya sejak bayi


Masa remajanya dihabiskan bermain skateboard dan dugem

Ada satu titik balik di mana ia merasa depresi, maka ia memutuskan menjadi anak emo

Sampai ia menyadari bakatnya bermain banjo. Semangat hidupnya muncul kembali

Atas kepiawainnya bermain banjo ia mendapat kesempatan menjadi bintang tamu di acara Barney si Dinosaurus

Sampai akhirnya ia mencoba peruntungan di bisnis waralaba makanan cepat saji
Stupid pid pid
Entah kenapa mendadak kemarin saya lupa password blog saya ini. Yah mungkin ini akibat dari terlalu eksis di dunia maya. Lo kok bisa? soalnya eksis di mana-mana.. di berbagai situs jejaring sosial, forum, belom lagi game online yang web-based.. terus email aja ada tiga.. di yahoo, gmail, sama hotmail dan ketiga-tiganya aktif semua. Nah masalahnya lagi.. setiap account tuh beda-beda passwordnya, jadi kadang sering ketuker apa lupa. Ngehehehe..
Oiya saya baru aja bikin blog satu lagi yang isinya sharing demo dari band-band Jogja, bisa dikunjungi di http://jogjaberdikari.blogspot.com. Selamat menikmati
Selamat berpuasa bagi yang menjalankan!
Ditulis dalam life
C’est la Vie!
————————————-curhat dimulai————————————-
Pernah ngrasa kalo idup ini nggak adil? hmm mungkin gara-gara kamu ngerasa udah ngelakuin yang terbaik tapi hasilnya nggak sesuai dengan yang diarepin, atau bisa juga gara-gara ngeliat ada orang jelek,bego,kere,jahat,kentutnya bau brontosaurus tapi bisa pacaran sama orang cakep,baik,kaya.. padahal kamunya ngrasa lebih pantes dapetin si cakep itu.
Nah hal kayak gitu sering aku alamin juga, tapi kalo dipikir-pikir.. emang ada yang bilang kalo idup itu adil? sampe ada pepatah Spanyol kuno (sebenernya nggak kuno-kuno amat sih.. cuman buat nambahin efek dramatis aja aku tambahin kata “kuno”) yang mengatakan “berharap kalo idup ini bisa adil karena kamu orang baik sama aja berharap kamu nggak akan diseruduk banteng gara-gara kamu seorang vegetarian”. Beberapa kekecewaan, sakit ati, dan patah ati (ceileh) yang aku alamin belakangan ini makin ngeyakinin aku kalo idup ini emang bener-bener nggak adil. Pada awalnya tuh aku nggak terima juga tiap ngarasa kalo idup ini nggak adil, tapi makin lama aku ngrasa sebenernya jalan terbaik untuk menerima ketidak adilan idup itu yah dengan cara berusaha menerimanya. It’s not about how you keep whining to God to be fair with your life, but it’s about how you deal with your unfair life (-lebay mode on-sumpah bangga banget diriku bisa ngerangkai kata-kata sekeren ini-lebay mode off-).
Nah menurutku yaa, dengan cara kita berusaha keras untuk deal with our oh so unfair life ini maka makin lama akan terbentuk di pikiran kita kalo idup ini adil. Nah gimana tuh caranya? hmm mungkin agak sedikit cliche, tapi jalan terbaik untuk deal with our oh so unfair life ini yaitu dengan cara sabar, ikhlas, nrimo. Naaa kalo gitu berarti surrender dong? nggak ah menurutku sabar, ngalah, ikhlas, dan nrimo itu bukan surrender. Tapi justru merupakan bagian dari strategi menghadapi idup, bagian dari perjuangan kehidupan, upaya dari memperkokoh mental kita untuk memperjuangkan masa depan yang lebih baik, perjuangan untuk mencari pintu kebahagiaan lain yang lebih baik. Jadi orang yang ikhlas itu susah loh! lebih susah daripada ngamuk-ngamuk bawa goloksambil datengin cowok yang udah ngerebut cewek kita. Beneran deh, dengan ikhlas kadang kita bisa ngrasa bener-bener jadi pemenang. Kemenangan sejati itu ada di dalam hati
.
Aku posting kayak gini bukan berarti bilang mengalah itu lebih baik, selalu ikhlas dan sabar itu lebih oke. Ikhlas dan sabar itu sekedar in case kita udah ngrasa perjuangan kita udah sampe limitnya. Kan ada tuh orang yang suka ngotot pokoknya dia usaha pengen dapet A ya harus A, pengen jadi akuntan padahal ngitung aja ngga bisa, nah kan susah gitu.. ujung-ujungnya ntar malah pake cara kotor, makanya daripada pake cara kotor tuh mending ikhlas.. nerima kenyataan kalo ngga bisa jadi akuntan.. trus ikhlas aja kalo ternyata kerjanya malah jadi cerpenis. Intinya pokoknya dengan jadi orang yang ikhlas dan sabar maka idup bakal terasa adil, kita bakal bisa memaknai “yaah begitulah emang idup itu.. ngga selamanya berjalan sesuai keinginan”, kita nggak bakal dikit-dikit ngeluh, ngga bakal cepet depresi terus bunuh diri. Udah ya.. ngantuk nih.
Shit happens but life goes on.
Life is harsh but we must accept it.
C’est la vie !!
————————————–curhat selesai————————————-













