Oleh: Adya | November 1, 2008

Pornografi?

Tak selayaknya tubuh perempuan dilabeli pornografi

tapi…

Apakah layak hal itu dijadikan apologi untuk menjadikan tubuh perempuan sebagai komoditi ?


Tanggapan

  1. yup.
    emang ga bisa disangkal, dengan (dalih) sebagai pornografi, wanita justru dijadikan sebagai objek dan ujung2nya ke arah komoditi itu tadi. dalam hal ini, komoditi = ‘perdagangan yg menyenangkan’.
    tapi yah tergantung persepsi tiap orang soal pornografi sih.

    wanita = objek.
    ga ada pembelaan lain. how ironic ):

  2. Uh dilema .. baik di pihak pro maupun kontra UU Pornografi sama-sama potensial memandang perempuan = objek .. pasal kareet pasal kareet…


Beri tanggapan

Your response:

Kategori