Oleh: Adya | November 30, 2008

Malu-Malu Kucing

Kucing saya bernama Cimol. Jenis kelaminnya betina. Ia sangat pemalu sampai-sampai tak pernah berani keluar rumah. Jika sedang ada tamu di rumah,  ia memilih ngumpet di gudang. Tetapi bila sedang tak ada tamu, Cimol bertingkah sangat hiperaktif.  Berlari kesana kemari, menggigit apa saja yang bisa digigit, mencakar apa saja yang bisa dicakar. Benar-benar jago kandang lah dia itu.

Sekedar sejarah singkat tentang Si Cimol ini. Saat ini usianya delapan bulan. Kucing ini saya temukan di sebuah rumah kosong kira-kira tujuh bulan yang lalu. Saat itu saya sedang menilik rumah saya yang belum ditempati, tiba-tiba saya mendengar ada suara kucing mengeong tapi lirih sekali. Pertama saya kira itu suara demit, lalu ketika saya cari-cari sumber suaranya .. ahaa.. ternyata di halaman samping ada seekor kucing kecil.. kurus sekali sampai tinggal kulit dan tulang. Kemudian saya coba tangkap kucing itu.. tapi dia malah lari-lari menghindari saya.. lalu saya coba kasih dia makan dengan nasi plus ikan tongkol yang saya beli di warung depan rumah.. tapi nggak dia makan. Akhirnya dengan segala keberanian (saya agak takut kucing ..hi hi hi), saya tangkap itu kucing, saya masukin ke dalem jaket sampe batas kepala trus saya bawa dia naik motor menuju klinik hewan terdekat. Nah di situ dia diperiksa, dikasih vitamin, makanan, dan dikembalikan ke saya. Karena saya bingung mau ditaro mana si kucing, maka saya putuskan untuk memeliharanya dan saya kasih nama “Cimol” (tadinya mau saya kasih nama “Bagong”, tapi ternyata dia betina.. ya sudah waktu itu yang terlintas di kepala saya adalah huruf C,I,M,O, dan L). Yah sudah cukuplah sejarah singkat si Cimol.. kembali ke masalah utama.

Akhir-akhir ini kelakuan Cimol sangatlah aneh, ia sering mengeong-ngeong dengan suara yang memekakkan telinga, selain itu Cimol juga sering menggeliat-geliat sendiri sambil kadang-kadang menjilati (maaf) kemaluannya sendiri. Saya pun berkesimpulan, nampaknya Cimol ingin segera dikawinkan.

Sebenarnya mengawinkan Cimol bukan hal yang susah, sebab sepertinya Cimol merupakan kucing betina idola kucing-kucing jantan di sekitar rumah saya. Tapi sayangnya Cimol sangatlah angkuh (atau malah pemalu?), yang ia lakukan hanyalah mengeong dan mengerang sambil pasang gestur yang genit dan menggoda. Tapi jika salah satu kucing jantan itu mendekatinya, yang ia lakukan adalah lari ke dalam rumah dan ngumpet di gudang. Lalu jika saya coba keluarkan ia dari gudang, maka dia kembali lari lagi ngumpet di gudang. Ah dasar kucing.. sukanya malu-malu kucing.. malu-malu tapi mau.. ngga beda jauh sama pemiliknya (saya) yang suka malu-malu kucing sama cewek. Sok cuek sok nggak butuh padahal mau….


Beri tanggapan

Your response:

Kategori