Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2011

Jika menyimak sepak terjang The Frankenstone sejak rilisan awal mereka sepertinya tidak sulit menebak pola dasar musik yang mereka mainkan. Basically mereka memainkan punk rock, lebih khususnya lagi punk rock catchy a la Ramones (atau yang lebih modern band-band keluaran Lookout Records era 90an seperti The Queers, Screeching Weasel, Green Day era perjuangan). Namun yang istimewa dari mereka adalah mereka mampu bermain-main lebih lanjut dengan berbagai unsur-unsur dari genre musik lain tanpa harus mengalami krisis identitas. Hal ini menunjukkan luasnya referensi mereka di bidang musik.

Mereka mendefinisikan musik yang mereka mainkan sebagai Autism Rock, entah apa yang mereka maksud dengan kalimat yang oleh beberapa orang cenderung ofensif itu, namun dalam pandangan awam saya kata Autis itu dapat diartikan bahwa mereka cenderung asyik bermain-main dengan dunia mereka sendiri, masa bodoh dan tak ambil peduli dengan segala macam labelisasi musik yang digagas oleh para “ahli dan pengamat musik”, dan hasilnya mereka mampu menghasilkan karya yang cukup brilian, variatif, tidak monoton, namun tetap memiliki benang merah yang jelas, aransemen yang “Frankenstone banget”.

Dalam album kedua ini, tidak banyak kejutan yang saya temui. Namun terlihat mereka menunjukkan sedikit kematangan dengan riff gitar dan bassline yang lebih nakal, perpaduan vokal yang lebih harmonis, lebih banyak part singalongable, dan lirik yang cenderung lebih panjang dengan makna yang lebih gamblang dari lagu-lagu di album pertama mereka.

Okay, cukup deh nyacatnyaalbum ini selain bisa didapatkan versi fisiknya melalui personelnya langsung juga bisa diunduh secara gratis di Yes No Wave Music

Sekian 😀

Iklan

Read Full Post »