Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘harley davidson’

tanocan

Kebetulan hari ini media sosial sedang ramai-ramai membahas kisah heroik seorang pengendara sepeda dalam menghadapi arogansi pengedara motor gede. Menarik sih melihat berbagai opini yang muncul. Lucu dan menggemaskan! Melihat kehebohan netizen tersebut saya kemudian merasa terpanggil untuk turut menyumbangkan sebuah tulisan mengenai motor gede (moge).

Begitu dengar kata moge tentu yang muncul di pikiran seorang yang awam otomotif seperti saya adalah Harley Davidson, nama besar ini mengingatkan saya akan sebuah game yang berjudul Harley Davidson: The Road To Sturgis (selanjutnya saya singkat jadi HDTRTS saja ya biar ngga kepanjangan). Saya ingat betul dulu membeli game ini pada tahun 1994 seharga Rp. 4.500,00 di sebuah toko kecil bernama Mario yang terletak di Jl. Malioboro. Kala itu saya tertarik membeli game ini karena covernya mengingatkan saya akan salah satu serial laga favorit yang berjudul Renegade.

Oke, langsung menuju ulasan gamenya saja ya. HDTRTS ini bisa dibilang genrenya balapan, namun tidak seperti balapan kebanyakan yang saya mainkan pada masa itu, HDTRTS kaya akan fitur simulasi dengan tambahan elemen character development a la RPG. Bagi saya yang pada masa itu lebih akrab dengan game balap arcade semacam Lotus, Outrun, dan Super Hang On, tentu HDTRTS menjadi sebuah pengalaman baru.

HDTRTS meletakkan kita dalam posisi seorang biker yang hendak menghadiri sebuah event kumpul-kumpul biker di kota Sturgis, nah untuk mencapai tujuannya tersebut, kita diberi waktu selama 10 hari. Game dimulai dengan gaya RPG, kita dipersilahkan memberi nama karakter, memilih tingkat kesulitan, lalu melakukan alokasi stat yang terdiri atas Riding, Mechanic, Brawling, Wealth, dan Charisma.

Perjalanan panjang menuju Sturgis dimulai dari sebuah biker shop di kota Maine. Di biker shop, kita bisa melakukan upgrade terhadap motor kita, membeli perlengkapan yang menunjang kemampuan berkendara, mengisi bensin, atau mengikuti berbagai event yang bisa menambah uang kita. Biker shop bisa ditemui di setiap kota yang kita singgahi. Setiap biker shop memiliki item-item maupun event unik. Perlu diingat ya, kita cuma dikasih waktu 10 hari jadi jangan keasyikan belanja atau memainkan event!

Untuk riding sequence kita hanya diharuskan berkendara menghindari berbagai obstacle seperti batu, genangan air,atau mobil lain yang lewat. Riding stat kita berpengaruh besar di sini, semakin tinggi skill kita, maka stabilitas berkendara jadi makin baik. Walaupun terdengar simpel namun bagian ini ternyata tricky loh! Soalnya penggantian transmisi dilakukan secara manual (dengan cara menahan tombol Ctrl dan panah atas/bawah). Di sini kita juga bisa mendapat tambahan uang dengan cara memberi tumpangan pada orang-orang yang mobilnya mogok. Kecepatan perlu diperhatikan juga, karena kalau terlalu ngebut nanti kita bisa ditangkap polisi. Sayang sekali, dalam sequence ini, background yang itu-itu saja membuat berkendara terasa monoton.

Nah begitu sih, secara garis besar, HDTRTS mengharuskan kita berkendara dari satu kota ke satu lainnya hingga sampai ke tujuan akhir, yaitu Sturgis, di mana di setiap kota kita bisa melakukan berbagai modifikasi atau memainkan berbagai mini game events. Selama perjalanan kita bisa menemui berbagai halangan yang membuat kita gagal mencapai Sturgis seperti kehabisan uang, meninggal di perjalanan, motor rusak, ataupun melewati batas waktu 10 hari yang diberikan. Jujur saja, saya belum pernah berhasil mencapai tujuan! Hehe.

Afterall, game ini merupakan game yang lumayan bagus, kalau suruh kasih score yaa saya kasih score 3,5/5 laah. Hal yang paling mengganggu dari game ini adalah setiap kita pindah screen kita harus mendengarkan musik yang lumayan panjang dan ngga bisa diskip. Mungkin asyik juga ya andai game ini diremake dengan grafik dan teknologi terkini.

Saat ini HDTRTS sudah masuk kategori abandonware, artinya bisa dimainkan dengan gratis dan legal. Kalau mau coba bisa kunjungi tautan ini. Oke deh, semoga pengendara moge makin tertib dan santun ya. Kita yang bukan pengendara moge juga semoga bisa semakin bijak menyikapi berita-berita yang tersebar di dunia maya, serta Divisi Humas Polri bisa semakin paham tugasnya sebagai humas dan tidak lagi-lagi membuat blunder yang menjadi bumerang bagi citra polisi A.C.A.B.

matuirena

Iklan

Read Full Post »